Tren Olahraga Terkini – Sengitnya laga antara MU dan Leicester City menyisakan cerita kontroversial dan manajer Leicester, Ruud van Nistelrooy merasa timnya mengalami ketidakadilan. Kemenangan Setan Merah di babak keempat FA Cup menuai sorotan tajam.
Keunggulan Taktis Leicester dan Nistelrooy
Leicester City tiba di Old Trafford dengan membawa ambisi besar Nistelrooy untuk memenangkan laga atas MU. Tim tamu memimpin terlebih dahulu berkat gol Bobby De Cordova-Reid di menit 42. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. MU menunjukkan semangat juang tinggi.
Di menit 68, Joshua Zirkzee sukses menyamakan kedudukan. Kemenangan tampaknya semakin dekat menuju Leicester. Namun, harapan itu pupus setelah insiden gol di masa injury time.
Baca Juga: Akankah Kedatangan Joao Felix di AC Milan Beri Kejutan Serie A?
Gol MU yang menuai kritik keras Nistelrooy
Laga ini berakhir dengan sorotan pada gol Harry Maguire. Gol tersebut dianggap kontroversial oleh banyak pihak. Maguire terlihat berada dalam posisi offside saat Bruno Fernandes mengambil tendangan bebas. Namun, VAR tidak digunakan dalam babak ini. Hal ini memicu reaksi keras dari Van Nistelrooy.
Dalam wawancara pasca pertandingan, Van Nistelrooy mengekspresikan ketidakpuasannya. Ia menyebut timnya dirampok oleh keputusan yang buruk. “Kami kalah bukan di ‘Fergie Time’, tapi di ‘Offside Time’,” ungkapnya. Komentar ini menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar dan media.
Kemenangan untuk MU
Di balik kontroversi, MU meraih kemenangan penting. Dengan hasil ini, mereka menjadi tim pertama yang melaju ke babak 16 besar FA Cup. Kemenangan ini memberi kepercayaan diri bagi tim asuhan Erik ten Hag.
Penggemar berharap Manchester United bisa melanjutkan performa apik ini. Namun, masalah seperti ini harus segera diperbaiki agar tidak terulang. Teknologi VAR semestinya diterapkan di semua tahap kompetisi, terutama laga krusial.
Setelah kemenangan ini, MU kini menanti hasil undian babak 16 besar FA Cup. Banyak yang penasaran siapa lawan berikutnya. Apakah Leicester City sempat menemukan kekuatan untuk membalas?
Kedamaian kompetisi perlu dijaga. Van Nistelrooy dan Leicester harus fokus pada laga selanjutnya. Bagi MU, kemenangan ini membawa harapan baru menuju gelar. Kontroversi memang menyakitkan, namun ingatan seharusnya terfokus pada prestasi dan perjalanan tim.
Sumber: bola.net