Pep Guardiola Kritik Wasit di Tengah Persaingan Gelar, Tegaskan City Tak Bisa Bergantung pada VAR

Pep Guardiola Kritik Wasit di Tengah Persaingan GelarPep Guardiola Kritik Wasit di Tengah Persaingan Gelar

Pep Guardiola Kritik Wasit di Tengah Persaingan Gelar, Tegaskan City Tak Bisa Bergantung pada VAR
Tren Olahraga Terkini – Persaingan memperebutkan gelar Liga Inggris yang semakin ketat mulai memunculkan tekanan besar di kubu Manchester City. Manajer Pep Guardiola secara terbuka melontarkan kritik terhadap kualitas kepemimpinan wasit dan sistem VAR, bahkan mengaku sudah lama tidak menaruh keyakinan penuh pada keputusan perangkat pertandingan sejak pertama kali datang ke sepak bola Inggris.

Pernyataan itu disampaikan Guardiola menjelang laga krusial menghadapi Crystal Palace pada pertengahan pekan. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, timnya tidak boleh berharap pada keberuntungan atau keputusan wasit dalam momen-momen penting perebutan trofi.

Guardiola menyinggung beberapa pengalaman mengecewakan yang pernah dialami City dalam beberapa musim terakhir, termasuk saat tampil di final Piala FA. Ia menilai ada sejumlah keputusan penting yang justru merugikan timnya.

“Kami pernah kalah di final karena keputusan wasit tidak berjalan sebagaimana mestinya, termasuk campur tangan VAR,” ujar Guardiola.

Ia menegaskan, satu-satunya cara menghindari polemik seperti itu adalah tampil lebih dominan sepanjang pertandingan.

“Satu-satunya solusi adalah bermain lebih baik. Sejak pertama datang ke sini, saya memang tidak pernah sepenuhnya percaya pada wasit atau VAR,” lanjutnya.

Baca Juga : Chelsea Bergerak Cepat Cari Nahkoda Baru, Xabi Alonso dan Andoni Iraola Langsung Didekati

Insiden Lama Kembali Jadi Sorotan

Guardiola juga kembali mengingat insiden saat menghadapi Palace, ketika kiper lawan, Dean Henderson, lolos dari kartu merah meski dianggap melakukan handball di luar kotak penalti.

Menariknya, wasit Stuart Attwell yang memimpin laga kontroversial tersebut kembali dipercaya memimpin duel City kontra Palace kali ini.

Ia juga menyinggung final Piala FA dua musim lalu ketika City dikalahkan rival sekota, Manchester United. Pada laga itu, dua klaim penalti terhadap Erling Haaland tak mendapat respons dari ofisial pertandingan.

Menurut Guardiola, VAR sering kali sulit diprediksi.

“Kadang membantu, kadang merugikan. Rasanya seperti melempar koin. Karena itu fokus utama kami harus tetap pada permainan sendiri,” katanya.

Guardiola pun membandingkan pengalamannya di FC Barcelona dan Bayern Munich, di mana ia selalu menanamkan mentalitas menang tanpa bergantung pada faktor luar.

Perebutan Gelar Kian Menegangkan

Sementara itu, persaingan juara semakin panas setelah Arsenal menang tipis 1-0 atas West Ham United. Laga tersebut juga diwarnai kontroversi usai gol penyama kedudukan West Ham pada menit akhir dibatalkan VAR karena dianggap terjadi pelanggaran dalam prosesnya.

Hasil itu membuat Arsenal tetap memimpin klasemen, sementara City tertinggal lima angka meski masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak.

Meski posisi timnya tidak ideal, Guardiola meminta skuadnya tetap menjaga fokus penuh dalam dua laga tersisa musim ini.

“Sekarang situasinya memang tidak sepenuhnya berada dalam kendali kami. Fokus utama adalah menghadapi Palace, lalu melihat bagaimana hasil berikutnya,” ujar Guardiola.

“Saya sudah belajar, kehilangan konsentrasi sedikit saja bisa membawa tim ke situasi yang sangat berbahaya.”

Sumber : Bolanet

By mkt 01